Istri-ku
Taman peradaban yg aku janjikan ketika akad mengiringi tangis sudah mulai terbentuk...
Tidak sempurna memang keindahanya..tapi aku yakin kamu mengerti bahwa kesempurnaan bukan milik kita..
Liatlah bunga yg kita semai 2 tahun lamanya...kini telah tumbuh...
Daun, akar, batang, warna, aromanya terus mengisi kekosongan hati..cantik sekali kuntumnya
Harus diakui..terkadang bunga itu tak sempat kita sirami..
namun yakinlah..cinta yg mengalir disekujur nadi... akan terus menyegarkannya
Istri-ku
Puing-puing anugerah yg diberikan sang Pencipta telah kita paku menjadi gubuk
Meskipun tidak seindah istana raja-raja...
tapi gubuk itu adalah peluh, darah, dan air mata yang kita satukan..
Bukan kita tak mampu memberi hiasan-hiasan semu didindingnya..
Namun kita takut, taman ini akan tak menjadi suci..
Istri-ku
Enam tahun sudah kita labuhkan biduk ini untuk mengarungi derasnya samudera hati
Terkadang ombak dan gelombang membuat kita sakit..
Sunday, April 17, 2011
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Pesona Maya
Ku tipu wajah dg aplikasi 360 Ku bohongi tuhan dg status ku Ku singkap aib di balik unggahan Ku semai kesombongan, untuk memetik ...
-
Kematian adalah batas terakhir dari kehidupan di dunia. Kematian adalah pasti. Kematian adalah milik pribadi-pribadi bernyawa dan berjiwa....
-
Percayalah. Setiap detik peradaban ini tiada akan memberikan laluan kita untuk berhenti mencapai apa yang tak pernah kita percayai. Aku tida...
-
Air mata ini tidak menyadarkan, betapa beningnya telah merusak keruh kepedihan hidup. Diantara keinginan untuk menjadi baik, tenggelam ...
No comments:
Post a Comment