Monday, August 21, 2017

Pesona Maya

Ku tipu wajah dg aplikasi 360
Ku bohongi tuhan dg status ku
Ku singkap aib di balik unggahan 

Ku semai kesombongan, untuk memetik like diberanda 
Ku tabur perhatian palsu
Ku ratapi tangis, emoticon sedih menderu

Ku gambar keyakinan dg warna abu-abu
Ku sebar kebencian, kedikdayaan, kengerian, kesadisan, keburukan, berdarah bernanah-nanah

Ku lukis kebodohan di antara sharing ku
Ku rajut derita dibilik-bilik komentar ku
Ku bangun doa-doa dari petunjuk mbah google 


Ku hidupkan naluri perselingkuhan
Ku tulis bahagia di sisi gelap kesepian 
Ku lepas dosa, disela-sela japri 
Ku tuangkan cumbu, dimalam-malam chat pribadi mesum ku

Ku viralkan duka
Ku labuhkan fitnah
Ku perankan guru, motivator, ustad, tokoh ulama, pahlawan, pengusaha, perendah hati dan busuk hati

Ku diperbudak waktu pesona dunia maya ku





Pekanbaru, 21 Agustus 2017




Monday, August 7, 2017

Enam Bulan setelah Perceraian

Enam bulan sudah kita tak bertutur sapa. Aroma tubuh mu yg putih lansing tak sedikitpun membuat kerinduanku membuncah. Relung hati ku sudah membatu. Jiwa ku berdebu karena cinta mu.

Kasih sayang mu telah mengelabui paru-paru ku dengan penuh nafsu. Dindingnya hitam, menyebar dari detik ke detik membentuk koloni kepedihan. Setiap saat keinginan untuk membunuh, disaat itu juga keinginan untuk mencintai mu tumbuh. Ketika tekad untuk memutuskan akad lahir, seketika itu juga aku larut dalam birahi permainan dosa mu.

Engkau telah merengkuh semua keabadian. Engkau membuat kebencian ini mengembang tanpa batas. Engkau menyita perhatian, menenggelamkan akal tak sakit, menggali kebiadaban. Engkau tak patut untuk diperjuangkan.

Bukan tak ada sejarah kenangan. Apalagi puluhan tahun kita hidup dlm kesepahaman antara kesenangan dan penderitaan. Engkau ada seperti malaikat. Mencatat setiap kebaikan dan keburukan ku. Selalu Menjaga kebahagiaan semu ku yg telah engkau ramu.

Aku bukan tak berihktiar untuk menggali keinginan menyapamu. Apalagi, setelah perpisahan ini aku teramat sering melihat dirimu. Aku pun tahu, engkau berusaha untuk membujuk ku kembali dalam tipu muslihat mu yg berjelaga. Namun syukurlah, itu tak menggoyahkan keimanan ku untuk melaknat mu.

Busuk hati mu telah membunuh dan memanipulasi cinta banyak nyawa seperti aku. Engkau mengelus candu dengan membakar hati, menghitamkan jantung, mengkerdilkan birahi.

Tak kan pernah ada air mata...
Perceraian ini harus tetap terjaga...
Enyahlah engkau selama-lamanya Rokok....

Pesona Maya

Ku tipu wajah dg aplikasi 360 Ku bohongi tuhan dg status ku Ku singkap aib di balik unggahan  Ku semai kesombongan, untuk memetik ...