Friday, September 23, 2016

Berbedalah



Manusia. Mungkin juga binatang, jin dan mahluk gaib lainnya tidak menyukai sesuatu yang kecil dalam perspektif mereka. Kebesaran adalah naluriah. Sesuatu yang lebih, mengindikasikan adanya persamaan. Kelebihan itu patut diperjuangkan. Kerdil adalah bentuk lain ketidakkuasaan untuk menjadi besar.
Karena sesuatu yang "big" itu akan membawa peradaban hidup lebih bernilai, bernyali, dihargai, diagungkan, dipuja dalam pujian-pujian yang tentu saja melahirkan persamaan.

Untuk mencapai tuah kebesaran dalam pusaran hidup perlu upaya. Ketika iblis tak mampu membujuk Adam untuk menyeretnya, maka ada Hawa yang memberikan laluan, agar Adam mengakui keberadaan sang penggugah dosa. Persamaan antara adam dan hawa inilah yang membuat iblis berbeda.

Semut dalam kejadianya tak diberikan kebesaran untuk menjadi penakluk. Kerdil, kerempeng, tak bertulang apalagi berdaging seperti apa yang ada dipikiran mahluk-mahluk lainnya. Tapi eksistensi adalah sesuatu yang harus diperbesar agar raga yang kerdil mampu terlihat begitu bermakna setidaknya bagi kaumnya. Maka kekerdilan yang merimbun itu mampu menaklukkan daging dan tulang yang jauh lebih berakar. Ini juga bagian dari untuk mencapai apa yang disebut kesamaan, dengan mengeploitasi kekuatanya yang kecil itu menjadi sesuatu yang besar. Alamiah.

Kita. Sebagai mahluk yang mengklaim paling sempurna dengan kelebihan-kelebihanya, mengingini untuk sebuah kebesaran, kekuasaan, kekuatan, kemampuan dan tentu muaranya adalah pengakuan. Inilah menciptakan manusia menjadi berkelompok membentuk komunitas berdasarkan geografi, sosial budaya, ras, relegi, idiologi dan paling terkecil darah. Maka dari persamaan yang berkelompok itu terciptalah yang namanya perbedaan.

Perbedaan ini adalah manusiawi. Tak bisa dibantah. Maka filosofinya persamaanlah yang melahirkan perbedaan. Sehingga dimana ada persamaan, apapun bentuk dan logika yang dituangkan maka di sisi lainnya akan menumbuhkan perbedaan. 



Pekanbaru, 23 September 2016
02.13












Pesona Maya

Ku tipu wajah dg aplikasi 360 Ku bohongi tuhan dg status ku Ku singkap aib di balik unggahan  Ku semai kesombongan, untuk memetik ...